Relawan PPNI Asal Gorontalo Tangani Korban Gempa Di Sulteng

DPW PPNI Papua Barat Sukseskan Kegiatan ToT Terintegrasi
1 Oktober 2018
Relawan PPNI Lakukan Penanganan Darurat Di Sulteng
3 Oktober 2018
Show all

Relawan PPNI Asal Gorontalo Tangani Korban Gempa Di Sulteng

Wartaperawat.com – Rasa kepedulian terhadap sesama saudara yang tertimpa musibah terus diupayakan masyarakat agar dapat mengurangi penderitaan para korban gempa. Pada kejadian gempa yang terjadi di Palu dan Donggala yang terjadi Jum’at (28/9/2018) meninggalkan dampak yang memprihatinkan.

Menurut data yang didapat, telah berhasil dievakuasi sebanyak 925 jiwa, jumlah pengungsi ada 59.450 jiwa yang tersebar di 109 titik. Sementara yang luka-luka ada 799 jiwa, sedangkan data korban yang hilang, sementara sebanyak 99 jiwa.

Sejak terdengar kejadian gempa di Palu dan Donggala melalui media, DPW PPNI Provinsi Gorontalo langsung berkomunikasi dengan seluruh Pengurus DPW, DPD sampai DPK se Gorontalo terkait pemberian bantuan apakah dalam bentuk dana ataupun tenaga kesehatan.

Dari hasil kesepakatan, diputuskan untuk menggalang dana dan mempersiapkan tenaga relawan. Selanjutnya, pada hari Sabtu (29/9) PPNI Gorontalo berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Gorontalo terkait mobil Resque siaga bencana, bertujuan untuk keperluan ambulance 118 agar dapat memberangkatkan tim Relawan PPNI dan Hipgabi Gorontalo.

Hasil koordinasi tersebut, mendapatkan respon Kadis Kesehatan Provinsi dan Kabupaten /Kota untuk peminjaman mobil dan bantuan BHP obat- obatan.

Tim Relawan PPNI berangkat dari kantor sekretariat PPNI Provinsi Gorontalo, Perum Misfalah Blok A 18 ke Posko Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah di jalan kartini, Palu.

Pada hari Sabtu sore (29/9) Tim bergabung dengan Tim Dinkes Provinsi Sulawesi Utara dan Tim Dinkes Kabupaten Semarang, Provinsi Gorontalo, sehingga total relawan PPNI yang ikut sebanyak  30 orang.

Relawan PPNI tiba di Palu pada hari Minggu malam (30/9) oleh karena jalan menuju Palu terjadi longsor dan harus antri melalui jalur tersebut sampai di Palu. Selanjutnya, Tim Kesehatan berkoordinasi dengan DPP PPNI, DPW Sulawesi Tengah dan Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah.

Dari hasi koordinasi, di hari Senin (1/10) kemarin, Relawan PPNI sudah ditugaskan di RS Madani Mamboro-Sulteng sampai dengan saat ini.

Dalam hal ini, DPW PPNI Sulteng telah mempersiapkan relawan sebanyak 7 tim untuk bergantian tugas di Palu, disampingnya itu disiapkan pula pengiriman bantuan berupa pakaian layak pakai, susu bayi, selimut, tenda dan makanan ringan, popok bayi dan pembalut untuk disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, hingga hari ini telah mengirimkan 4 tim relawan yang disesuaikan kebutuhan Pemda Provinsi Sulteng.

Melalui pesan tertulisnya, Rhein Ketua DPW PPNI Gorontalo (02/10/2018) berharap agar bencana segera berakhir dan turut berduka cita atas korban gempa di Donggala dan Palu, semoga masyarakat tetap sabar dan penanganan kesehatan segera teratasi.

Selain itu, Rhein menjelaskan bahwa perawat yang dikirim memiliki kompetensi dasar darurat, kamar bedah, Intensive care, anak, komunitas dan jiwa, perawat luka dan perawat mata.

Dengan kepedulian ini diharapkan dapat meringankan korban gempa yang sangat memerlukan berbagai bantuan. (IM)

 

Sumber : Ketua DPW PPNI Gorontalo

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: