PPNI Sumut Andil Di MTQ 2018 & Sampaikan Aspirasi Ke Presiden

Demi Keberhasilan Program Pemerintah, Perawat Teladan Lakukan Ini…
16 Oktober 2018
Deklarasi Forum Komite Keperawatan Indonesia : Utamakan Kualitas Keselamatan Pasien
17 Oktober 2018
Show all

PPNI Sumut Andil Di MTQ 2018 & Sampaikan Aspirasi Ke Presiden

Wartaperawat.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXVII baru saja berakhir, yang telah dilaksanakan di Medan, Provinsi Sumatera Utara, 4-12 Oktober 2018. Melalui dukungan berbagai pihak, kesuksesan penyelenggaraan menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat Sumatera Utara.

Dukungan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sebagai organisasi profesi perawat telah dirasakan kehadiran dan kepeduliannya. Dalam hal ini, Relawan dari Pengurus DPW PPNI Sumatera Utara beserta 24 anggota yang langsung di koordinir oleh Mahsur Al Hazkiyani, yang juga Ketua DPW PPNI Sumatera Utara berpartisipasi dalam posko kesehatan.

Semenjak registrasi peserta MTQ pada tanggal 4-5 Oktober 2018, PPNI Sumut telah menugaskan Relawan tim kesehatan yang berkoordinasi dengan tim kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

Dari awal kedatangan kafillah & kontingen dari seluruh provinsi, sudah banyak yang mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan bantuan kesehatan.

Pengabdian Relawan PPNI telah dirasakan manfaatnya dengan baik, sejak pembukaan hingga penutupan acara MTQ Nasional XXVII Tahun 2018.

Acara pembukaan MTQ langsung dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada Minggu (7/10/2018) di Gedung Astaka, Jalan Pancing – Medan.

Acara ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan tamu undangan lainnya. Disaksikan pula puluhan ribu pengunjung, sehingga penuh sesak, yang mengakibatkan banyaknya pengunjung yang pingsan karena letih dan kurang oksigen.

Melalui pesan tertulisnya, Selasa (16/10/2018), Mahsur Al Hazkiyani menginformasikan bahwa saat itu, setelah acara pembukaan, ia berusaha untuk dapat bertemu langsung dengan presiden. Di tengah pengawalan yang ketat, akhirnya ia berkesempatan menyalamkan surat yang berisi aspirasi perawat kepada presiden.

Ditambahkannya, kebiasaan orang bertemu dengan Presiden di kesempatan seperti itu, digunakan untuk berphoto selfie dengan presiden, tetapi hal ini dimanfaatkannya untuk menyampaikan surat secara langsung kepada presiden. Tentunya, Mahsur Al Hazkiyani berharap bapak presiden membaca surat yang telah disampaikannya, karena surat tersebut sudah diterima dan di masukkan ke kantong pakaian bapak presiden.

Pada saat penutupan MTQ Nasional XXVII, Jumat (13/10/2018), yang dihadiri bapak Wakil Presiden Jusuf Kalla, ia berharap juga dapat berjumpa dengan beliau, namun dikarenakan ada pengunjung yang pingsan di dekat dirinya, maka ia memilih untuk menolong korban terlebih dahulu.

Akhirnya, surat yang berisi curhatan perawat tersebut tidak sampai ke bapak JK. Kelanjutannya, surat tersebut diserahkannya kepada bapak Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah.

Mudah-mudahan aspirasi yang disampaikan dapat diterima dan terealisasi di kemudian hari, demi kesejahteraan perawat. Aamiin…(IM)

 

Sumber : Ketua DPW PPNI Sumatera Utara

 

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: