PPNI Lombok Timur Bersinergi, Atasi Korban Gempa & Masyarakat Tetap Waspada

Ketua DPW PPNI NTB Pantau Langsung Kejadian Gempa di Wilayahnya
29 Juli 2018
PPNI DKI Jakarta Peduli & Pelopor Salurkan Bantuan Korban Gempa Di NTB
31 Juli 2018
Show all

PPNI Lombok Timur Bersinergi, Atasi Korban Gempa & Masyarakat Tetap Waspada

Wartaperawat.com – Gempa susulan yang terjadi di wilayah NTB dan sekitarnya masih dirasakan hingga kini, namun intensitasnya tidak besar. Telah terpantau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat, hingga pukul 09.00 WIB sudah terjadi 276 kali gempa susulan. Dengan adanya informasi ini diharapkan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan.

Bagi masyarakat yang sedang berada di lokasi kejadian diharapkan untuk memperoleh informasi yang baik dan benar serta dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, rasa kepedulian sesama masyarakat yang tertimpa musibah terus ditingkatkan kesadarannya agar penanggulangannya lebih cepat teratasi.

“Hingga saat ini (pukul 09.00 WIB) telah terjadi 276 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,7 SR. Karenanya, kami meminta masyarakat untuk tetap waspada namun tetap tenang dan jangan panik,” ungkap Dwikorita dalam siaran pers dari BMKG, Senin (30/7/2018) seperti dilansir detik.com.

Dwikorita menghimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita hoax yang menyebar usai gempa. Ia menyarankan masyarakat untuk selalu memantau perkembangan gempa dari Pusat Gempa Nasional (PGN) Jakarta.

“Guna mengantisipasi munculnya informasi simpang siur dan hoax, BMKG melalui akun Twitter @InfoBMKG akan terus menginformasikan perkembangan gempa,” jelasnya.

Sementara itu, pengurus dan anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) bersama tenaga kesehatan lainnya yang berada di lokasi kejadian cepat tanggap mengatasi musibah yang menimpa di wilayahnya. Melalui kerjasama dengan pihak Kepolisian, TNI AD dan unsur lainnya serta masyarakat diharapkan dapat membantu korban seefisien mungkin.

Untuk itulah, dalam kesempatan berbeda Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Lombok Timur Mahallil Ulil Amri, S.Kep, M.Kes, MM, Senin (30/7/2018) menyampaikan pesan tertulisnya, bahwa dirinya bersama teman perawat PPNI Lombok Timur terbagi menjadi 4 tim. Pada hari ini langsung ke lokasi kembali dengan membawa 1000 nasi bungkus, membawa obat-obatan untuk melakukan kunjungan ke rumah warga, dengan cara mengganti perban dan melakukan kegiatan lainnya, sekaligus membawa air mineral dan Indomie.

Ulil terangkan juga, sejak kemarin tugas piket di lokasi kejadian dilakukan secara bergantian terutama memfasilitasi warga yang membutuhkan perawatan dan pengobatan.

Melalui penjelasannya, saat ini dirinya dan rekan perawat lainnya sedang berada di lokasi Kecamatan Sembalun dan Kecamatan Sambelia. Menurutnya, kabar terakhir bahwa kondisinya sudah lebih baik dari kemarin, yang mana bantuan sudah mulai berdatangan.

Disamping itu, mengakhiri pesan dan harapannya, Ia sampaikan juga berkaitan dengan kebutuhan atau keperluan yang mendesak bagi para korban gempa, Ia menyebutkan agar obat-obatan terpenuhi dalam melakukan home care ke daerah yang agak jauh, termasuk selimut dan logistik berupa makanan dan minuman yang serba instant.

Dari informasi sebelumnya, telah diketahui bahwa gempa bumi tektonik mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa, pada Minggu (29/7/2018) dengan kekuatan 6,4 SR, terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat di kedalaman 24 km.

Dari informasi terakhir korban gempa tercatat 16 orang meninggal dunia, selain mengalami luka berat maupun ringan. (IM)

 

Sumber : Ketua DPD PPNI Lombok Timur

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: