PPNI Jakarta Utara Utamakan Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat

PPNI Sumsel Peduli, Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat & Kompetensi Perawat
12 Maret 2019
Rakerwil PPNI Aceh : Momentum Evaluasi & Rencanakan Proker
14 Maret 2019
Show all

PPNI Jakarta Utara Utamakan Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat

Wartaperawat.com – Kepedulian perawat maupun mahasiswa keperawatan terhadap kesehatan masyarakat di sekitar lingkungannya sangat relevan dengan program pemerintah yaitu Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS).

Selain itu, keterlibatan organisasi profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk selalu memberikan kontribusi dan dampak positif bagi anggota, masyarakat dan pemerintah menjadi harapan bersama.

Menjelang HUT PPNI Ke 45 pada 17 Maret 2019, Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Jakarta Utara yang diketuai H. Maryanto, AMK, SKM menggelar berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan dan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan yang bermanfaat akan memberikan dampak baik kepada masyarakat maupun organisasi profesi yang selama ini menjadi wadah pemersatu perawat, sehingga PPNI akan dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

“Jadi acara ‘Grebek Pasar ini, selain pelayanan secara VVIP, kita berharap pedagang pasar yang tadinya tidak sempat untuk ke rumah sakit atau fasyankes, kita dapat datangi langsung,” ungkap Ns. Rachmat Sudrajat, S.Kep, MKM selaku Ketua Panitia Pelaksana Grebek Pasar di Pasar Warakas Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Dikatakannya, berdasarkan pengamatan dan observasinya, ternyata ada salah satu pedagang yang sudah 30 tahun berdagang, mengatakan baru kali ini didatangi kegiatan seperti ini. Mereka antusias sekali dengan kegiatan ini, melalui kegiatan ini supaya derajat kesehatan di masyarakat jadi meningkat.

Pada kesempatan yang sama, Jubaiti, AMK (Perawat RW) yang turut melakukan kegiatan Jumantik mengatakan bahwa dilakukan pemeriksaan jentik ini, dikarenakan kondisi di Jakarta mengalami masa pancaroba. Mengakibatkan meningkatnya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue), sehingga diperlukan kewaspadaan, dimana untuk mencegah terjadinya Demam Berdarah dengan cara Jumantik, termasuk keterlibatan dan kesadaran serta mengedukasi warga juga.

“Jadi para warga biar tahu bagaimana melihat jentik-jentik nyamuk, tentunya didampingi oleh kader-kader Jumantik  yang sudah terlatih. Kita para perawat itu, belum tentu dapat melakukan maksimal  pemeriksaan jentik, bila tidak ada partisipasi dari masyarakat,” terangnya.

“Dengan keterlibatan perawat dan juga mahasiswa keperawatan, untuk melatih mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, jadi jika mereka sudah lulus, sudah terbiasa komunikasi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ditambahkan Riki Febrian, S.Kep, M.Kep, yang mana dalam kegiatan Grebek Pasar ini, selain perawat turut sertanya para mahasiswa keperawatan. Selain itu, menurut Dosen Akper HKJ ini, sekaligus memperkenalkan organisasi PPNI sejak dini kepada mahasiswa. Pada kegiatan kali ini, dilibatkannya Mahasiswa Akper Husada Karya Jaya (HKJ), Akper Harum, Stikes Sismadi dan Akper lainnya di wilayah Jakarta Utara. Dengan tujuan, agar PPNI lebih dikenal  sejak dini oleh calon-calon perawat yang nantinya akan menjadi anggota PPNI.

Acara Grebek Pasar ini yang menjadi kegiatan HUT PPNI yang pertama kali di Indonesia, dibuka oleh Lurah Warakas Mahros Nugroho.

Ns. Aris Triwidianto, S.Kep sebagai penanggung jawab seksi acara Grebek Pasar dengan tema ‘Perawat Sahabat Perawat’ telah mengkoordinir kegiatan dengan baik.

Adapun layanan kesehatan yang diberikan, diantaranya : Pengukuran tekanan darah, Pengecekan (gula darah, kolesterol, asam urat) dan Pemeriksaan jentik di area sekitar Pasar Warakas. (IM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: