Kontribusi PPNI Gorontalo Di Hari Patriotik : Eksistensi OP Dukung Program Kesehatan

DPK RSUD Plara Sukabumi Edukasikan Etik Keperawatan & Tingkatkan Soliditas
22 Januari 2019
Ini Hasil Audiensi PPNI & Polres Aceh Barat, Kasus Tersangkanya Perawat DA
24 Januari 2019
Show all

Kontribusi PPNI Gorontalo Di Hari Patriotik : Eksistensi OP Dukung Program Kesehatan

Wartaperawat.com – Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu upaya dari organisasi profesi kesehatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dalam mengaplikasikan visi organisasi, agar dicintai pemerintah.

Dalam mewujudkan hal tersebut, pada saat memperingati hari Patriotik 23 Januari 1942 atau hari kemerdekaan Gorontalo, DPW PPNI Provinsi Gorontalo telah berkontribusi dan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan terpadu.

Berdasarkan sejarahnya, bahwa kemerdekaan Gorontalo yang lebih awal memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan Belanda.

Berkaitan dengan peringatan hari Patriotik, Pemerintah Daerah Provinsi Gorontalo melaksanakan berbagai agenda kegiatan. Dimulai dari acara jalan sehat, kirab bendera pusaka, dan napak tilas di beberapa titik lokasi di Provinsi Gorontalo.

Pada kegiatan jalan sehat pada hari Minggu (20/1/2019), PPNI Provinsi Gorontalo menugaskan 5 orang perawat untuk terlibat sebagai Tim P3K yang tergabung dengan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Selain itu, pada rangkaian Napak Tilas yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Gorontalo, Senin (21/1/2019), PPNI Provinsi Gorontalo kembali menugaskan 10 orang Perawat untuk bergabung dengan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, M.AP saat kunjungan kerja dan bakti sosial, menyempatkan dirinya melakukan pemeriksaan kesehatan di Lapangan Duano Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolanggo, Gorontalo, Senin (21/1/2019).

Pelayanan kesehatan dilaksanakan di enam titik lokasi yakni lapangan Bondaraya, lapangan Molintogupo, lapangan Duano dan lapangan Boludawa. Keempat titik pelaksanaan berlokasi di Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango.

Untuk lokasi selanjutnya, di lapangan Likada Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango dan lokasi yang terakhir di Stadion 23 Januari di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo.

Bentuk pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat meliputi : pengobatan medis, pemeriksaan kesehatan penyakit tidak menular dan penyuluhan kesehatan.

Berdasarkan hasil pelayanan kesehatan, total warga yang dilayani sebanyak 450 orang dengan penyakit terbanyak hipertensi, Artritis, myalgia, ISPA dan Neuritis.

Hal yang patut disyukuri dari pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, bahwa PPNI Provinsi Gorontalo menjadi satu-satunya organisasi profesi kesehatan yang dilibatkan.

Melalui pesan tertulisnya, Rabu (23/1/2019), Ketua DPW PPNI Gorontalo Rhein Djunaid, S.Kep.Ns.,M.Kes menyatakan bahwa kegiatan pelayanan tersebut sebagai bentuk eksistensi PPNI di bidang kesehatan, dengan kiprahnya saat ini dapat dirasakan dampaknya oleh pemerintah provinsi, melalui kehadiran organisasi profesi PPNI memberikan kontribusi yang positif untuk program kesehatan di Gorontalo.

Dijelaskannya, dengan kerjasama yang baik bertujuan dapat membantu tercapainya program kesehatan bagi masyarakat melalui kegiatan bakti sosial ini.

Rhein berharap melalui kegiatan tersebut, masyarakat semakin mengenal organisasi profesi PPNI yang hadir dengan kerja nyata untuk memberikan pelayanan kesehatan. (IM)

 

Sumber : Ketua DPW PPNI Gorontalo

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: