Institusi Pendidikan Terlibat Pengmas, Jelang HUT PPNI Ke 45

‘Grebek Pasar’ PPNI Jakarta Utara : Eksistensi Perawat & Miliknya Masyarakat
10 Maret 2019
PPNI Sumsel Peduli, Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat & Kompetensi Perawat
12 Maret 2019
Show all

Institusi Pendidikan Terlibat Pengmas, Jelang HUT PPNI Ke 45

Wartaperawat.com – Berbagai upaya dilakukan baik individu maupun keluarga untuk mencegah terjadinya penyakit demam berdarah yang sedang terjadi di wilayah DKI Jakarta.

Dengan upaya melaksanakan kegiatan 3M yaitu : Menguras, Mengubur dan Menutup di wilayah rumah masing-masing. Selain itu, genangan air bersih di lingkungan tempat tinggal sangat mendukung jentik nyamuk yang berkembang.

Melalui pemeriksaan dan pembersihan jentik nyamuk merupakan upaya preventif untuk mencegah penyakit demam berdarah. Upaya untuk menjaga kesehatan dapat pula melibatkan individu, keluarga, tenaga kesehatan dan juga dosen yang memiliki keilmuan di bidang kesehatan.

Dalam hal ini, Dosen yang merupakan pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara tugas yang dijalankan sesuai pula dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat dalam memberikan manfaat dalam penerapan keilmuan, maka  penerapan pemeriksaan jentik nyamuk merupakan upaya yang nyata dilakukan oleh dosen yang memiliki keilmuan kesehatan dan turut mendukung kesehatan bangsa Indonesia bersama profesi kesehatan.

Untuk itulah dosen bidang kesehatan bersinergis dengan program profesi dan pemerintah sekaligus berkontribusi dalam momen Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke 45 tahun 2019 pada 17 Maret 2019 yang akan datang, dengan melaksanakan pemeriksaan jentik nyamuk.

Kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) ini telah dilakukan beberapa kali, dengan aksi  terjun langsung ke warga masyarakat untuk mengurangi angka kesakitan demam berdarah. Untuk kegiatan terakhir kali, dilaksanakan bersama PPNI DPK PLC-Moist Care, di Jalan Raya Setu, RT 05/01 Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Adapun Dosen yang terlibat melakukan pengabdian masyarakat diantaranya : Ns. Harwina Widya Astuti, S.Kep., M.Kep. (Akademi Keperawatan RSP TNI AU) sekaligus Pelaksana Kegiatan dan Sekretaris DPD PPNI Jakarta Timur, Ns. Eli Indawati, S.Kep., M.Kep. (STIKes Abdi Nusantara) dan Tatang Mulyanto, M.Kes. (STIKes Abdi Nusantara).

“Kita sebagai Perawat & Dosen melakukanpengabdian masyarakat, dengan melakukan kegiatan jumantik. Pada musim hujan ini kita mengidentifikasi jentik nyamuk sekaligus mengedukasi kepada masyarakat agar terhindar dari penyakit demam berdarah,” ucap Ns. Eli Indawati, S.Kep.,M.Kep disela-sela kegiatan di DPP PPNI, Jakarta, Sabtu (2/3/2019).

Menurut Dosen STIKes Abdi Nusantara ini dalam rangkaian HUT PPNI ke 45, DPD PPNI Jakarta Timur melibatkan Perawat dan Institusi Pendidikan Keperawatan berinisiasi melakukan pengadian masyarakat yang sesuai dengan tingkat kebutuhan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap kepada masyarakat untuk dapat hidup sehat, cegah demam berdarah, masyarakat dapat teredukasi, termasuk terinformasi tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Eli juga mengatakan bahwa sebetulnya hidup sehat yang penting diutamakan dari perilakunya, disamping itu pentingnya dan mengutamakan kebersihan lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan terus dilakukan sesuai dengan permintaan dan sekala prioritas.

“Untuk rencana kedepan, kegiatan pengmas secara kontinyu akan dilakukan sesuai dengan pengkajian. Jadi akan disesuaikan dengan situasinya dan prioritas masalah yang terjadi. Saat ini kan sedang musim penyakit demam berdarah, sehigga kami bersama kader jumantik akan bersama-sama mengikuti program pemerintah dalam upaya pemberantasan nyamuk demam berdarah,” tutup Eli yang juga Pengurus DPD PPNI Jakarta Timur (bidang Diklat).  (IM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: