DPP PPNI & Himpunan Bahas Evaluasi Standar Diklat

Wakil Walikota Jakarta Selatan Puji Pengmas PPNI
12 November 2018
Triwijaya Nauri Jadi Ketua IPOTI Periode 2018-2023
14 November 2018
Show all

DPP PPNI & Himpunan Bahas Evaluasi Standar Diklat

Wartaperawat.com – Rasa kebersamaan dan keinginan mendasar untuk meningkatkan kompetensi perawat perlu mendapat dukungan dari organisasi profesi yang menaunginya. Keberadaan Ikatan/Himpunan menjadi penguat bagi PPNI untuk saling bersinergi dalam upaya memajukan bidang keperawatan di Indonesia.

Peran Ikatan/Himpunan selaku badan kelengkapan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sangat diperlukan, dalam upaya peningkatan kompetensi perawat melalui penguatan organisasi dan kegiatan pendidikan keperawatan berkelanjutan.

Melalui keinginan bersama, Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI berinisiasi mengadakan pertemuan dengan Ketua maupun pengurus Ikatan/Himpunan perawat  yang telah bergabung di PPNI. Pertemuan tersebut telah berlangsung di Graha PPNI Jakarta, Jum’at (9/11/2018).

Pertemuan ini dihadiri Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah, S.Kp.,SH.,M.Kep.,MH, Sekjen DPP PPNI Dr. Mustikasari, S.Kp.,MARS dan Pengurus DPP PPNI lainnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membahas hal-hal yang berhubungan dengan penguatan organisasi profesi, pendidikan pelatihan dan permasalahan yang dihadapi masing-masing Ikatan/Himpunan.

Setelah melakukan pertemuan yang dikoordinir oleh Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPP PPNI, di hari berikutnya, Pengurus Diklat berkesempatan memberikan ulasan berkaitan dengan pertemuan tersebut.

“Pertemuan tersebut bertujuan memverifikasi Standar Kurikulum Pelatihan Keahlian yang telah disusun oleh Ikatan atau Himpunan sesuai dengan arahan Ketua Bidang Diklat (Prof. Nursalam) dan Matrix atau Outline yang sudah disampaikan,” ucap Miciko Umeda, S.Kp.,M.Miomed di Graha PPNI, Senin (12/11/2018).

Miciko sampaikan pula dari pertemuan itu, berdasarkan hasil telaah kurikulum yang sudah diterima sebanyak 20 kurikulum Ikatan/Himpunan dari 24 Ikatan/Himpunan yang ada. Disamping itu, diharapkan agar 4 Ikatan/himpunan yang belum menyerahkan agar segera menyerahkannya.

“Pada pertemuan itu, perlu adanya kesepakatan bersama dalam menentukan jumlah jam untuk pelatihan keahlian tingkat dasar/Basic yaitu minimal 30 JPL,” ungkapnya.

Ditegaskannya, PPNI sebagai organisasi profesi berusaha memberikan peluang kepada seluruh anggota untuk berupaya meningkatkan kompetensi yang dimiliki dalam menghadapi persaingan ke depan, sesuai dengan PKB (Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan) yang disesuaikan dengan keahlian masing-masing.

“Untuk finalisasi standar kurikukum, nantinya akan di workshopkan pada tanggal 8-9 Desember 2018 mendatang,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: