Cara Perawat Tingkatkan Kompetensi & Peluang Praktik Mandiri

Kontribusi Perawat & Cara PPNI Sejahterahkan Anggotanya Di Era JKN
14 Desember 2018
Ini Hasil Tanggap Darurat Masalah Kesehatan Di Sulteng
16 Desember 2018
Show all

Cara Perawat Tingkatkan Kompetensi & Peluang Praktik Mandiri

Wartaperawat.com – Segala usaha dan upaya yang dilakukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sulawesi Selatan untuk memberikan kesempatan bagi ikatan/himpunan dalam menciptakan perawat profesional dibidangnya.

Melalui peluang usaha dalam mengembangkan praktik mandiri dan mengaplikasikan keilmuan yang dimiliki merupakan upaya perawat yang perlu mendapatkan dukungan dari pihak yang terkait.

Untuk itulah, InWocna Sulawesi Selatan berinisiasi menggelar Pelatihan “Certified Basic Wound Care” Angkatan I yang diselenggarakan di Hotel Grand Imawan, Makassar, 8-12 Desember 2018.

Kegiatan pelatihan kompetensi perawatan luka ini dilaksanakan oleh badan kelengkapan PPNI yaitu DPW InWocna Sulawesi Selatan dan diikuti oleh 30 perawat dari wilayah Indonesia Timur yang berasal dari RS, Puskesmas, Klinik, Pendidikan dan perawat baru lulus.

Pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan agar perawat memiliki penambahan ilmu dan skil perawatan luka secara modern, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik dan membantu meningkatkan derajat kesehatan pasien.

Kegiatan pelatihan Certified Basic Wound Care (CWBC) dibuka oleh Ketua DPW PPNI Sulawesi Selatan Ns. Abdul Rakhmat, S.Kep. M.Kes. Melalui pelatihan ini, Abdul Rakhmat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi anggota, kompetensi perawatan luka modern ini sangat dibutuhkan saat ini, seperti halnya bencana di Palu dan Donggala, tentunya banyak yang membutuhkan perawat luka di wilayah bencana.

“Kami berharap peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik, supaya ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini bisa diterapkan di tempat kerja dan di masyarakat,” ungkap Abdul Rakhmat.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua InWocna Sulawesi Selatan Ns. Alimuddin, S.Kep. ETN. Dalam sambutannya, Alimuddin menyampaikan bahwa kegiatan Certified Basic Wound Care (CBWC) ini pertama dilakukan di Sulawesi Selatan dan ini adalah agenda program kerja dari bidang Diklat DPW PPNI Sulsel.

Menurutnya, kegiatan semacam ini rencananya akan dilaksanakan lagi karena ilmunya memang sangat dibutuhkan di masyarakat, banyak luka-luka yang tidak tertangani dengan baik, sehingga tenaga kesehatan kurang mampu mengontrol infeksi sehingga tidak sedikit berujung amputasi.

“Kami berharap juga bahwa lulusan pelatihan ini akan membuka praktik mandiri perawat perawatan luka sehingga bisa membuka lapangan kerja buat teman sejawat,” kata Alimuddin.

Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dengan Praktik Hands On yang dilaksanakan di Praktik Mandiri Etn Centre Indonesia, Isam Cahaya Holistic Care dan Griya Afiat. Diharapkan pula kepada peserta untuk mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda, sambil belajar ilmu perawatan luka juga belajar bagaimana cara manajemen pendirian dan pengelolaan praktik mandiri perawat.

Melalui motivasi yang kuat dan keinginan untuk perubahan, kegiatan praktik mandiri sebagai salah satu upaya untuk peningkatan kesejahteraan perawat. (IM)

 

Sumber : Diklat DPW PPNI Sulawesi Selatan

 

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: