Pengurus PAW PPNI Kab Bogor Usai Dilantik, Lanjutkan Program Kerja Pendahulunya

Warga Tetap Waspada, Gempa Susulan Masih Terasa Di NTB
6 Agustus 2018
Pasca Gempa, Nakes Berikan Pelayanan Darurat Terhadap Pasien
7 Agustus 2018
Show all

Pengurus PAW PPNI Kab Bogor Usai Dilantik, Lanjutkan Program Kerja Pendahulunya

Wartaperawat.com – Dengan jumlah anggota perawat yang cukup besar di Kabupaten Bogor diperlukan pelayanan yang maksimal pula dari pengurusnya. Keberadaan pengurus dan anggota diharapkan mampu bersinergi dengan kebijakan pemerintah. Selain itu, program kerja yang masih terhambat perlu diteruskan.

Dari informasi sebelumnya, bahwa H. Sutopo, SKM, M.Si yang dipercaya menjadi Ketua DPD PPNI Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat tidak dapat lagi melanjutkan tugasnya, dikarenakan telah meninggal dunia pada Senin (11/6/2018) lalu.

Untuk melanjutkan roda organisasi dan sesuai dengan AD/ART PPNI, akhirnya H. Yusup Djamili, AMK, SKM resmi dilantik Ketua DPW PPNI Jawa Barat Wawan Hernawan, S.Kp, Senin (23/7/2018) di Bandung  untuk menjadi Ketua Pengurus Antar Waktu (PAW) PPNI Kabupaten Bogor periode 2016-2021.

Dalam tahapan proses selanjutnya, ketua terpilih menyusun formasi kepengurusan yang baru dan akhirnya telah disepakati bersama untuk melaksanakan Pelantikan Pergantian Antar Waktu dan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PPNI Kab. Bogor yang diselenggarakan di Hotel Olympic Renotel Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/8/2018).

Pada proses pelantikan, diawali dengan pembacaan SK DPW PPNI Jawa Barat oleh Dr. Masri Ers Mardjuki, SH, MSi Sekretaris DPW PPNI Jawa Barat. Setelah itu, dilanjutkan prosesi pelantikan dan pengucapan janji pengurus yang dilakukan langsung oleh Yusup Djamili.

Kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan yang ditandatangani oleh salah satu perwakilan pengurus yang baru dilantik dan disaksikan oleh drg. Tri Wahyu Harini, MM, M.Kes Kepala Dinkes Kabupaten  Bogor dan Wawan Hernawan, S.Kp Ketua DPW PPNI Jawa Barat.

“Keberadaan DPD PPNI Kab. Bogor sangat jelas diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, khususnya Kab. Bogor yang punya misi menjadikan Kab Bogor menjadi Kab termaju di Indonesia,” ucap Yusuf Djamili dalam sambutannya.

Yusup mengatakan bahwa satu hal sederhana yang dapat DPD PPNI Bogor lakukan dalam berkontribusi terhadap pemerintah/swasta, dengan adanya setiap perawat harus terakreditasi, berdampak kepada masyarakat sehingga dapat terlayani dengan baik, dikarenakan perawat yang sudah lulus standar akan melayani cepat dan tepat waktu. Ia pun mengajak untuk meneruskan keinginan pendahulunya untuk kemajuan PPNI yang akan datang.

“Saya mengajak kepada pengurus  yang baru dilantik maupun ketua DPK (komisariat) untuk melanjutkan cita-cita dan program kerja semasa kepengurusan alm H. Sutopo, yang mana alm menginginkan PPNI Jaya dan maju serta sejajar dengan profesi lain yang lebih dulu eksis dan berkontribusi dalam membantu program-program pemerintah,” ungkap Yusup.

Dalam kesempatan ini pula, Ia mengajak kepada teman-teman seperjuangan yang peduli PPNI untuk melupakan hal-hal yang pro dan kontra atas keterpilihannya, semua itu menjadi proses dalam berorganisasi.

“Mari kita bahas dan canangkan maupun evaluasi program kerja pada saat Rakerda yang akan dilaksanakan pada hari ini. Selanjutnya, dengan adanya kekuatan anggota yang sangat besar ektimasi kurang lebih 3.500 perawat, saya yakin kalau kita bersatu padu, PPNI akan lebih maju,” harapnya.

Pada acara pelantikan ini dihadiri para pengurus DPW PPNI Jawa Barat lainnya, perwakilan direktur RS dan Bidan Eli Liawati (isteri alm H. Sutopo), pengurus DPK dan para undangan lainnya.

Sebelum kegiatan Rakerda, dilaksanakan pula pemberian cinderamata dari pengurus DPD PPNI Kab. Bogor kepada isteri alm H. Sutopo dan tamu kehormatan. (IM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: