Mantap! 111 Perawat Terpilih Jadi Calon Petugas Haji Arab Saudi 2018

Tips Menjalankan Puasa Bagi Bumil & Waspadai Kejadian Ini
28 Mei 2018
PPNI Jakarta Utara Peduli & Awasi Hak Normatif Anggotanya, Buka Posko Pengaduan THR
30 Mei 2018
Show all

Mantap! 111 Perawat Terpilih Jadi Calon Petugas Haji Arab Saudi 2018

Wartaperawat.com – Mungkin menjadi kebanggaan tersendiri bagi seseorang bila dipercaya menjadi tenaga profesional untuk mendampingi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji. Dikarenakan untuk menjadi calon petugas haji, diberlakukan penyeleksian dari pihak terkait. Setelah melalui berbagai penyeleseksian, akhirnya telah dipercaya oleh pemerintah Indonesia, sebanyak  780 orang untuk membantu pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/ 2018 M.

Untuk itulah Kementerian Agama (Kemenag) dan pihak terkait telah mempersiapkan bagi calon petugas haji untuk menjadi petugas yang profesional dan amanah dengan melalui pelatihan khusus. Pada kesempatan di bulan Ramadhan ini, Menteri Agama RI Lukman Hakim secara resmi membuka Pelatihan Petugas Haji Arab Saudi 2018. Calon Petugas Haji ini berasal dari bidang kesehatan maupun bidang yang lainnya.

Jumlah calon petugas haji yang mengikuti pelatihan sebanyak 780 orang ini adalah petugas haji non kloter, terdiri  dari 478 orang dari Kemenag dan mitra terkait, ada 302 dari tenaga medis, diantaranya 111 orang adalah tenaga perawat yang berasal dari Kementerian Kesehatan.

Calon Petugas Haji merupakan gabungan Kemenkes, Kemenag dan Instansi terkait (TNI-POLRI). Dari Kemenkes dibagi menjadi 3 Tim, diantaranya TGC : Tim Gerak Cepat, TKR : Tim Kuratif Rehabilitatif, dan TPP : Tim Preventif Promotif.

Melalui tugas mulia ini, kepada para calon petugas haji, Menteri Agama meminta untuk mencintai jamaah haji agar pelayanan kepada para tamu Allah dapat dilakukan secara optimal dan sebaiknya.

“Dengan ini saya nyatakan Pelatihan Petugas Haji 2018 secara resmi dibuka,” ucap Lukman sembari memencet tombol diiringi bunyi sirine secara simbolis, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Turut hadir bersama-sama Menag saat memencet tombol, Ketua Komisi VII DPR Ali Taher dan Dirjen Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali.

Dalam sambutannya, Lukman meminta kepada para calon petugas untuk memahami dengan benar apa saja yang menjadi hak-hak dari jamaah. Dengan begitu, kewajiban untuk melayani jamaah bisa dilakukan dengan optimal.

“Saya mengajak kita semua untuk memberikan apa yang kita miliki seoptimal mungkin untuk melayani tamu-tamu Allah. Diperlukan syarat yakni cermati, dan kuasai apa yang menjadi hak-hak jamaah,” harap Lukman.

Supaya dapat melakukan hal itu, Menag meminta kepada para calon petugas haji untuk dapat menyerap betul materi pelatihan yang dilaksanakan selama 10 hari di Asrama Haji Pondok Gede dari 26 Mei sampai 4 Juni 2018.

“Anda nanti akan masuk ke bidang-bidang tertentu. Harapannnya Anda nanti menguasai bidang khusus dan juga secara umum,” kata Lukman.

Disamping syarat untuk menguasai segala hal mengenai kewajiban jamaah, Lukman juga meminta kepada para calon petugas untuk dapat melakukan’pengelolaan hati’.

“Tentunya yang perlu diantisipasi adalah tentang hati. Kita bisa jadi abis nanti akan dituntut untuk melakukan hal yang tak kita duga. Misalkan membersihkan kotoran dari jamaah haji kita, memangku, memanggul dan sebagainya. karena itu perlu ada rasa cinta pada diri sendiri dan para jamaah. Agar ada keikhlasan,” imbuh Lukman. (IM)

 

Sumber : Detik.com

 

1 Comment

  1. Endang berkata:

    Semoga berkah menjadi petugas gigih mengabdi kpd negara dan menjadi haji yg mabrur… Aamiin

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: