Ketua HIPPII Pusat : Tak Perlu Ditakuti Virus Corona, Namun Perlu Kewaspadaan

Ternyata Virus Corona Tidak Menular Melalui Barang Ataupun Pakaian
28 Januari 2020
Kemenkes Siapkan Pencegahan Awal Terhadap nCoV, Korban Meninggal Sudah 106 Orang
29 Januari 2020
Show all

Ketua HIPPII Pusat : Tak Perlu Ditakuti Virus Corona, Namun Perlu Kewaspadaan

Wartaperawat.com – Melalui berbagai upaya telah dilakukan Kemenkes RI dalam mengantisipasi pencegahan masuknya Virus Corona di tanah air.

Sebagai masyarakat yang dihadapkan pada situasi ini, maka diperlukan pemahaman yang benar agar tetap waspada terutama menjaga lingkungan sekitar dan pribadi masing-masing.

Suhubungan dengan permasalahan Virus Corona yang saat ini menjadi perhatian bersama, bagi Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi Indonesia (HIPPII), yang merupakan bagian Ikatan dan Himpunan Keperawatan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), selalu menghimbau agar selalu waspada dan tak perlu khawatir atas kasus tersebut yang terjadi di negara China.

“Jadi sebetulnya penyakit Corona Virus ini tidak perlu ditakuti, namun perlu kewaspadaan, karena dari Pencegahan Pengendalian Infeksi (PPI) sendiri sudah punya prinsip kewaspadaan standar. Kewaspadaan tersebut artinya bila ada orang yang mencurigakan terutama pendatang dari China, memang kita harus awasi,” ungkap Wardalena Yunus di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

“Kita tidak usah takut, yang pertama kita lakukan kebersihan tangan, gunakan alat pelindung diri yang tepat. Kalau kita batuk pilek gunakan masker, kemudian kalau kita rajin melakukan kebersihan, kemudian makan gizi yang seimbang, istirahat yang cukup,olah raga dan itu merupakan kewaspadaan standar. Jadi kita tidak perlu khawatir karena sebetulnya penularan virus tersebut melalui Airbone atau udara,” sambungnya, yang merupakan Ketua HIPPII Pusat.

Dikatakannya, dari IPCN (Inpection Prevention Control Nurse), yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, misalkan kalau ada pasien yang dirujuk, dikarenakan IPCN bagian dari PPI, maka akan turut pula menanganinya, dan mensosialisasikan bagaimana cara pencegahannya, serta di rumah sakit tersebut juga IPCN memberikan masukan-masukan.

“Selanjutnya, IPCN itu akan melakukan investigasi, lalu melaporkan untuk dilakukan pencegahan segera. Sementara untuk ke masyarakat, minimal mensosialisasikan dimana lingkungan kami berada atau melalui media-media sosial menjelaskan bagaimana cara pencegahan,” pungkasnya.

 

Sumber Foto : Media online

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: