Ketua DPD PPNI Kota Langsa : Masalah Diselesaikan Secara Arif Dan Bijaksana

Tahanan Kota Bagi Perawat ZA, Target Awal PPNI Sebelum Bebas
19 April 2018
Abdurrahman Mintak Walikota Langsa, Jadikan Pengalaman & Pembelajaran Berharga
20 April 2018
Show all

Ketua DPD PPNI Kota Langsa : Masalah Diselesaikan Secara Arif Dan Bijaksana

Wartaperawat.com – Semenjak tersebarnya berita Walikota Langsa Usman Abdullah bersifat arogan terhadap perawat  di RSUD Kota Lansa pada Rabu (18/4). Kejadian ini berawal saat Walikota mendapatkan laporan dari pasien yang  dipulangkan dari pihak RSUD Kota Langsa. Berdasarkan laporan sepihak, tanpa adanya komfirmasi sebelumnya ke pihak RS, Walikota langsung menghampiri perawat Aqliyah di waktu menjalankan tugas. Perkataan yang kurang sopan pun terucap dalam insiden yang memalukan ini.

Semenjak pemberitaan kejadian ini menjadi viral, tanggapan positif maupun negatif mencuat dimasyarakat. Permintaan maaf dari Walikota merupakan salah satu keinginan besar yang diinginkan. Permohonan maaf termasuk keinginan dari Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Aceh.

Saat dikomfirmasi melalui pesan singkatnya, Ketua DPD PPNI Kota langsa Samsuri membenarkan kronologis kejadian Walikota Langsa Usman Abdullah mendatangi lagi RSUD dengan maksud dan tujuan berbeda.

Samsuri menjelaskan bahwa sekitar jam 8 pagi, Kamis (19/4) Walikota Lansa datang ke RSUD Langsung untuk menjumpai perawat yang dimarahinya. Maksud kedatangannya meminta maaf atas kekeliruannya dalam mengeluarkan kata-kata yang kurang pantas. Pada saat itu pula  perawat yang bersangkutan telah memaafkan kesalahan yang yang dilakukan Walikota.

Pada kesempatan itu pula, Dia mengungkapkan bahwa Perawat (Aqliyah) yang didatangi Walikota, menyampaikan kepada dirinya, bahwa perawat tersebut merasa terharu, karena sedikitpun tidak menyangka bahwa Wali kota mau berbesar hati untuk meminta maaf kepadanya atas kekeliruan dalam perkataan Walikota di hari sebelumnya.

Menanggapi permintaan maaf ini, Dia mengatakan bahwa kemauan permintaan maaf ini merupakan inisiatif  Walikota sendiri dan kebetulan Dia juga turut menyaksikan pertemuan ini di RSUD Kota Langsa, Provinsi Aceh.

“Saya pikir masing-masing kedua belah pihak sudah saling memaafkan, sehingga kita merasa masalah ini sudah diselesaikan secara arif dan bijaksana. Kita berharap hal ini tidak terulang kembali pada petugas perawat yang akan datang,” jelas Samsuri. (IM).

 

Sumber :  Ketua DPD PPNI Kota Langsa

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: