Keberadaan Posko Kesehatan Perlu Diteruskan, Upaya Keselamatan Pemudik

Penyebab Sementara Tenggelamnya KM Sinar Baru & Kendala Pencariannya
20 Juni 2018
Kemenkes RI Gelar Halal Bi Halal : Tingkatkan Silaturahmi & Menuju Indonesia Sehat
22 Juni 2018
Show all

Keberadaan Posko Kesehatan Perlu Diteruskan, Upaya Keselamatan Pemudik

Wartaperawat.com – Arus balik pemudik dari pulang kampung maupun berwisata ataupun ada keperluan lainnya telah kembali dari tujuan perjalanannya. Memasuki H+5 lebaran, para pemudik yang menggunakan mobil pribadi, bis, kereta api, pesawat udara maupun kendaraan lainnya telah berdatangan tetapi ada juga yang melakukan pulang kampung disituasi sekarang ini juga. Dalam mengantisipasi keselamatan penumpang, maka didirikannya posko kesehatan di tempat layanan umum.

Dalam hal ini, pihak Dinas Perhubungan Darat DKI Jakarta yang merupakan pengelola atas terminal bis yang ada di Jakarta telah mempersiapkan secara maksimal untuk kedatangan para pemudik. Fasilitas terminal yang memberikan kenyamanan dan keselamatan penumpang  menjadi prioritasnya. Disamping itu faktor pendukung posko kesehatan bagi pemudik maupun pengemudi menjadi bagian terpenting pula dalam proses keselamatan.

“Bagi kami keberadaan posko kesehatan bermanfaat sekali, karena dapat memeriksa kesehatan pengemudi-pengemudi sebelum menjalankan kendaraannya, mungkin saja kesehatannya kurang baik. Team kesehatan telah melakukan pemeriksaa BNN, tes urine dan pemeriksaan kesehatan lainnya. Bila ada yang positif pengguna alkohol atau yang membahayakan, kami tidak mengijinkan mereka untuk mengemudikan kendaraannya demi keselamatan penumpang,” ucap Ati Suharti saat dijumpai dikantornya di Terminal Pinang Ranti, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Kepala Terminal Tipe B Pinang Ranti ini mengungkapkan bahwa pengemudi yang berangkat dari terminalnya sejak arus mudik hingga arus balik tidak kedapatan mengkonsumsi bahan yang membahayakan. Bila ada yang pengemudi yang sekiranya membahayakan tetap dilarang mengemudikan kendaraannya.

“Memang pada saat kemarinnya, pas diadakan pemeriksaan pada salah satu pengemudi, Dia tidak merasa mengkonsumsi alkohol, tetapi terlihat pemeriksaan hasilnya kurang baik. Dari pengakuannya, pengemudi tersebut hanya mengkonsumsi obat tradisional tertentu. Namun demi keselamatan bersama, pengemudi itu tetap tidak kami perbolehkan membawa kendaraan, sehingga digantikan dengan pengemudi lainnya,” terangnya.

Ati jelaskan pula bahwa kehadiran posko kesehatan ini digunakan untuk para penumpang  juga yang ingin mendapatkan pelayanan terutama yang kurang sehat (sakit). Diharapkannya kerjasama selama ini dengan Dinas Kesehatan perlu diteruskan, agar pelayanan ini tetap ada di tahun berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang pengemudi bis luar kota Jakarta-Yogyakarta merasa senang, setelah mendapatkan pemeriksaan dari team kesehatan Puskesmas Kramat Jati yang saat itu bertepatan bertugas.

“Saya senang adanya pemeriksaan posko kesehatan ini, jadi tahu kesehatan saya yang sebenarnya, ya … buat keselamatan penumpang juga. Sudah tiga tahun ini mobil bis kami masuk ke terminal ini,” kata Muhamad Ilyasin.

Melalui pemeriksaan kesehatan pengemudi, diharapkan keselamatan penumpang akan terjamin. (IM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: