Ini Hasil Penugasan PPIH Bidang Kesehatan Musim Haji 2018

DPW PPNI Kepri Sukseskan ToT Terintegrasi & Pelantikan Pengurus Baru
27 September 2018
DPP PPNI Siaga Mengkoordinir Perawat Relawan Tangani Gempa Di Sulteng
29 September 2018
Show all

Ini Hasil Penugasan PPIH Bidang Kesehatan Musim Haji 2018

Wartaperawat.com – Pengabdian tenaga kesehatan yang dilakukan untuk mendampingi para jemaah haji di musim haji tahun 2018 ini telah berakhir. Berkat rasa kepedulian yang tinggi dari tenaga kesehatan terhadap para jemaah haji yang mengalami gangguan kesehatan dapat diatasi dengan baik dan benar.

Tepat pada hari Rabu (26/9/2018) pukul 08.30 Waktu Arab Saudi (WAS), seluruh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan meninggalkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menuju Bandara Jeddah. Dijadwalkan PPIH akan meninggalkan Arab Saudi malam harinya menuju Jakarta dengan pesawat Garuda Indonesia.

Dalam kesempatan ini Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh PPIH Bidang Kesehatan. Beberapa buah dari kerja keras ini diantaranya adalah turunnya angka kematian dari tahun sebelumnya dan diterimanya 3 penghargaan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

“Terima kasih atas kerja keras saudara semua. Selamat kembali ke Indonesia untuk bertemu keluarga,” kata Eka.

Kapuskes Haji Eka Yusuf Singka juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga PPIH bidang kesehatan yang telah memberikan kesempatan kepada PPIH mengabdi sebagai pelayan tamu Allah selama kurang lebih 76 hari.

Eka menyebutkan sampai dengan hari terakhir operasional penyelenggaraan kesehatan haji di Arab Saudi (hari ke-71), hingga tanggal 25 September 2018 pukul 19.00 WAS, jumlah total jemaah haji wafat di Arab Saudi 386 orang, terdiri dari 364 jemaah regular dan 22 jemaah haji khusus.

“Sebanyak 75 orang wafat di Daker Madinah, 266 orang di Daker Makkah, 7 orang di Daker Bandara, 8 orang di Arafah, 24 orang di Mina dan 6 orang di Muzdalifah,” terang Eka.

Disebutkan bahwa Respiratory Disease (36,79%) adalah kelompok penyakit terbanyak penyebab wafat. Jemaah asal Embarkasi Surabaya (SUB) paling banyak meninggal di Tanah Suci (17.62 %).

“Tempat wafat terbanyak di RS Arab Saudi, yaitu sebanyak 245 orang (63.47 %), di Hotel/Pondokan 112 orang (29,02%), di Perjalanan 12 orang (3,11%), di Masjid 10 orang (2,59%), dan di KKHI 3 orang (1%),” tambah Eka.

Eka menegaskan bahwa seluruh jemaah telah dipulangkan ke Tanah Air, kecuali yang sedang dirawat di RS Arab Saudi.

Sejak hari pertama, KKHI Madinah menerima 1.184 rujukan, 577 di antaranya dirawat inap dan dari 577 yang dirawat 2 diantaranya wafat. Sementara jemaah yang masih dirawat di RSAS Madinah hingga kini sebanyak 29 orang.

Di KKHI Makkah menerima 4.115 rujukan, 1.677 di antaranya dirawat inap, satu orang di antaranya meninggal dunia di KKHI Makkah. Adapun jemaah yang masih dirawat di RSAS Makkah sampai saat ini sebanyak 21 orang.

Dengan penghargaan yang diterima dari pemerintah Arab Saudi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: