Evakuasi Bagi Jemaah Haji Sakit Ke Madinah Berlanjut

Poltekkes Palangka Raya Sukses Gelar Angkat Sumpah Perawat
30 Agustus 2019
Pengmas STIKes Abdi Nusantara Jakarta : Mengaplikasikan Askep & Tingkatkan Kesmas
1 September 2019
Show all

Evakuasi Bagi Jemaah Haji Sakit Ke Madinah Berlanjut

Wartaperawat.com – Dalam menjaga kesehatan jemaah haji Indonesia yang masih berada di Arab Saudi menjadi perhatian dan tanggung jawab Kemenkes RI.

Untuk proses evakuasi jemaah haji sakit yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah pada hari Kamis (29/8/2019) telah dimulai.

Para jemaah haji tersebut dipindahkan dari KKHI Makkah ke KKHI Madinah. Evakuasi dilakukan karena kelompok terbang jemaah haji yang bersangkutan sudah bergerak ke Kota Madinah.

Disaat evakuasi perdana ini terdapat enam jemaah haji Indonesia yang dipindahkan dengan menggunakan satu buah ambulans dan satu kendaraan minibus. Ambulans memuat seorang jemaah haji asal kloter 14 BPN (Ny.Same, 70 tahun) yang harus dalam posisi berbaring.

Sementara minibus membawa lima orang jemaah yang bisa dalam posisi duduk. Kelima jemaah haji tersebut berasal dari beberapa embarkasi; BTJ, BPN, JKS, dan SOC.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh dr. Erwinsyah, Koordinator Tim Gerak Cepat (TGC), pada proses evakuasi kali ini, para pasien didampingi oleh seorang dokter dan dua orang perawat. Dari laporan penanggung jawab evakuasi, dr. Edi Ramdhani, seluruh pasien dalam kondisi stabil dan aman untuk melakukan perjalanan jauh.

Disamping itu, Erwinsyah berpesan kepada tim evakuasi untuk saling menjaga komunikasi selama perjalanan.

“Beriringan dan saling berkomunikasi. Berjaga-jaga kalo terjadi triase merah atau code blue,” ungkap Erick, sapaan akrab dr. Erwinsyah.

Perjalanan dari Makkah ke Madinah sepanjang hampir 500 kilometer akan ditempuh dalam waktu sekitar 6 jam. Bagi jemaah haji yang dalam kondisi tidak sehat, tentu melelahkan dan berisiko memicu gangguan kesehatan. Untuk itu jemaah diminta untuk selalu menjaga kondisi tubuhnya, terutama jangan sampai kekurangan cairan.

“Perjalanan panjang, ingatkan ke jemaah untuk sering minum ya,” kata Erick.

Petugas kesehatan dalam mengevakuasi jemaah telah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari memastikan kelengkapan dokumen perjalanan, barang-barang milik jemaah hingga menyiapkan makanan dan minuman untuk bekal bagi pasien dan petugas dalam perjalanan.

Hingga hari Kamis (29/8/2019) sore waktu Arab Saudi, lebih dari sepertiga jemaah haji Indonesia telah kembali ke tanah air. Evakuasi jemaah haji sakit, khususnya gelombang kedua akan terus berlangsung hingga waktu terakhir pemulangan jemaah. Jemaah haji gelombang kedua akan berangsur-angsur menuju Kota Madinah hingga 6 September 2019. (IM)

 

Sumber : Berita dan foto dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes RI

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: