DPD PPNI Pekalongan Sigap & Peduli Dampak Korban Banjir

DPD PPNI Jakarta Barat Dukung Program PSN, Upaya Menekan Kasus DBD
4 Februari 2019
Ini Anjuran Kemenkes Cegah Kanker
6 Februari 2019
Show all

DPD PPNI Pekalongan Sigap & Peduli Dampak Korban Banjir

Wartaperawat.com – Memasuki musim penghujan diperlukan kewaspadaan yang cukup tinggi untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan perlunya kepedulian untuk membantu korban yang terendam banjir.

Pada awal tahun ini musibah banjir telah merendam ribuan rumah warga di Pekalongan, sekitar 70 %  wilayah Kota pekalongan, Provinsi Jawa Tengah ini terendam banjir akibat hujan deras yang terus berlangsung sejak Sabtu (26/1/2019) dan air sungai yang meluap.

Ada ratusan warga mengungsi di tempat yang aman, diantaranya Masjid Al Karomah, Stadion Hoegeng dan beberapa tempat yang lain.

Tentunya dampak banjir ini melumpuhkan aktivitas warga, beberapa RS di Kota Pekalongan terendam banjir dan ada pula anggota PPNI yang juga menjadi korban banjir.

Berkaitan dengan masalah banjir ini, warga berharap bantuan dapat segera datang. Bukan hanya dalam bentuk bantuan logistik dan tenda pengungsian namun juga obat-obatan serta petugas kesehatan, menurut ungkapan salah satu warga yang ditemui di pengungsian Masjid Al karomah, Minggu (27/1/2019), jam 22.00 WIB.

Untuk itulah organisasi profesi PPNI Kota Pekalongan, melalui Ketua DPD PPNI Ns. M. Projo Angkasa, SKep., M.Kes menghimbau untuk mengadakan kegiatan bakti sosial, meskipun kegiatan bakti sosial ini sudah menjadi kegiatan rutin disaat terjadi musibah atau bencana baik di wilayah Pekalongan maupun di seluruh tanah air.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (27/1/2019) sampai dengan Minggu (3/2/2019) dengan melibatkan 11 DPK (komisariat) yang ada di Kota Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok untuk ke daerah-daerah banjir dan pengungsian yang ada di Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang.

Adapun bentuk kegiatannya, meliputi  pemberian bantuan berupa makanan, logistic, obat-obatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, yang bekerjasama dengan RS Siti Khodijah Kota Pekalongan dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan.

Lamanya kegiatan dilaksanakan selama satu minggu pasca banjir, sementara untuk menemukan penyakit yang dialami para pengungsi, PPNI Kota Pekalongan melakukan Patroli Medis ke beberapa titik posko pengungsian di Kota Pekalongan.

Perawat dan Dokter membantu korban banjir dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis. Warga terdampak banjir kebanyakan hanya mengeluh pusing, pilek, diare, dan gatal-gatal.

Hingga saat ini, Senin (4/2/2019) sebagian Kota Pekalongan masih terendam banjir, di wilayah Kelurahan Bandengan, dan panjang.

Diharapkan pula, agar banjir dapat cepat surut dan warga dapat kembali menjalankan aktifitasnya. (IM)

 

Sumber : DPD PPNI Kota Pekalongan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: