Ahli Waris Mengakui Peran & Pengorbanan DPP PPNI Dalam Merealisasikan Santunan

Upaya Pemerintah Untuk Mempercepat Penanganan Pandemi Covid-19
7 Juli 2020
Menkes RI Sampaikan Terima Kasih Atas Perjuangan Pahlawan Kesehatan
9 Juli 2020
Show all

Ahli Waris Mengakui Peran & Pengorbanan DPP PPNI Dalam Merealisasikan Santunan

Wartaperawat.com – Peran aktif dari organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sangat dibutuhkan oleh ahli waris dari perawat yang wafat dalam penanganan Covid-19, terutama disaat melengkapi berbagai pengurusan berkas yang menjadi syarat terealisasinya pemberian santunan.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPNI, melalui Tim Penanganan Covid-19 (Satgas Covid-19) DPP PPNI telah berupaya optimal untuk memfasilitasi dan juga menjadi komunikator bagi ahli waris dengan pihak terkait dalam proses melengkapi berkas-berkas yang diperlukan, hingga proses pemberian santunan secara langsung.

Saat Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto memberikan piagam dan santunan dari pemerintah kepada ahli waris, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah juga terlibat dan sekaligus menyerahkan piagam pejuang kemanusiaan dan santunan dari DPP PPNI.

Pada waktu pemberian santunan kepada ahli waris alm. Perawat Zaenal Khabis dan alm. Hastuti Yulistiorini di RS Nahdlatul Ulama (NU) Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/7/2020), hadir pula Hasinudin mewakili Ketua DPW PPNI Jawa Timur Nursalam, Ketua DPD PPNI Kabupaten Jombang Nasrulloh bersama Pengurus DPD PPNI Jombang lainnya.

Perjalanan singkat dan penuh makna yang dilakukan Ketua Umum DPP PPNI bersama Asep Gunawan selaku Sektetaris Tim Penanganan Covid-19 DPP PPNI ke wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur mendapatkan apresiasi dari ahli waris penerima santunan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan komentar pertama saya, bahwa PPNI itu luar biasa, sungguh luar biasa pengabdiannya, terutama yang biasa kontak ke kami (ahli waris). Saya sering kontak dengan pak Asep Gunawan, juga kepada pak Harif Fadhillah. Luar biasa sekali pengabdiannya terhadap PPNI, pokoknya luar biasa semuanya,” ucap Muslikah melalui komunikasi telepon dari Jakarta, Selasa (7/7/2020), setelah sebelumnya menerima santunan yang diterimanya di RS NU Jombang, Sabtu (4/7).

“Ucapan terima kasih yang tak terhingga atas jasa PPNI kepada keluarga almarhum dan almarhumah. Mulai dari memfasilitasi santunan dari pihak manapun yang telah memberikan perhatian dan juga mensupport segala keperluan kami, terutama yang saya rasakan selama ini,” lanjutnya, perwakilan ahli waris, yang merupakan istri alm. Zaenal Khabib (Puskesmas Semanding, Kab. Tuban, Jawa Timur).

Diungkapkannya, dirinya memang sering sekali berkomunikasi dengan pak Asep Gunawan, pribadinya sungguh luar biasa, bagaimana dirinya hampir putus asa untuk mendapatkan satu berkas lagi sebagai pelengkap persyaratan atas pengajuan santunan yang telah diterimanya saat ini.

“Bagaimana susahnya mendapatkan surat pengesahan penugasan terhadap almarhum suami saya. Tapi pak Asep Gunawan tidak mengenal kata menyerah untuk terus mensupport saya, agar tidak boleh menyerah. Alhamdulilah… pada akhirnya dapat juga terpenuhi, yang menjadi persyaratan yang diminta,” paparnya.

Dijelaskannya pula, keberhasilan hal itu merupakan langkah efektif yang dilakukan DPP PPNI, dengan cara membuatkan surat rekomendasi ke pihak Dinas Kesehatan terkait dan juga lebih dikenalnya maupun jaringan pada pihak PPSDM Kemenkes di Jakarta, sehingga segala penanganan berkas dapat diselesaikan dengan baik.

“Berdasarkan usulan DPP PPNI dan rekomendasinya, sehingga dapat mempermudah dalam pemenuhan semua berkas yang menjadi persyaratan pengajuan santunan. Semoga apa yang dilakukan selama ini mendapatkan pembalasan dari Allah SWT,” ujar Muslikah, seorang Bidan yang berdinas di Puskesmas Weri, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Ia juga dalam kesempatan ini tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah, Pengurus DPD PPNI Tuban dan DPW PPNI Jawa Timur termasuk Puskesmas Semanding, Dinkes Kab. Tuban, Dinkes Jawa Timur dan pihak terkait lainnya, karena berkat bantuannya juga proses dan penyaluran santunan terlaksana dengan baik pula.

“Kebetulan dan bersyukur juga sebelumnya, ketika akan dipertemukan dengan Kadinkes Kabupaten Tuban (Bambang Priyo Utomo), saya didampingi Sekdinkes Tuban (Endah Nurul Komariyati) yang merupakan istri dari Ketua DPD PPNI Kab Tuban (Miftahul Munir), hingga surat dari Dinkes setempat bisa keluar dan semua difasilitasi juga,” terangnya.

Diungkapkannya, sebenarnya dirinya tidak melihat nilai bantuan apapun yang diterima, dan tidak mungkin juga dapat mengembailkan almarhum kembali. Namun dibalik semua ini, termasuk dirinya dan keluarga ahli waris lainnya mengangap apa yang semua dilakukan dan diupayakan DPP PPNI itu sungguh luar biasa.

“Tapi ini tidak saya rasakan sendiri, banyak dari teman-teman dari grup WA ahli waris, merasa terheran-heran dan kagum, setelah melihat pak Ketum PPNI (Harif Fadhillah) dan Timnya, yang tadinya baru beberapa jam ketemuan di Jombang. Kemudian, pak Asep Gunawan telah mengirimkan foto-foto mereka, yang sudah berada di rumah keluarga ahli waris yang di Semarang, pada waktu hari yang sama,” sebut Muslikah, diceritakannya kembali disaat menerima informasi dari group WA, saat baru tiba di rumahnya setelah menerima santunan.

“Kami jadi terharu dengan segala pengorbanannya, dengan waktu relatif singkat dapat mengunjungi beberapa tempat. Sampai begitu besar pengorbanan dan pengabdian dari beliau-beliau tersebut,” tutup Muslikah, mengakhiri penjelasannya. (IM)

 

Sumber : Sekretaris Tim Penanganan Covid-19 DPP PPNI

 

 

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: