Perawat Jakarta Berkompeten Terlibat Sukseskan Asian Games 2018

285 Perawat Terkena Dampak Bencana, Ketum DPP PPNI Berikan Dukungan
31 Agustus 2018
Kerja Tim TKHI & PPIH Dapat Apresiasi Pemerintah Saudi Arabia
1 September 2018
Show all

Perawat Jakarta Berkompeten Terlibat Sukseskan Asian Games 2018

Wartaperawat – Tim kesehatan pada perhelatan Asian Games XVIII 2018 di Jakarta dan Palembang, telah dilakukan perekrutan sebelumnya oleh Kementerian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Sebelum melakukan pelayanan kesehatan terhadap para peserta Asian Games, tenaga kesehatan telah mendapatkan pelatihan maupun workshop terlebih dahulu.

Dari data yang didapat, untuk tenaga Perawat saja di Jakarta ada 267 orang, yang telah mengikuti Tim Medis Refreshing sedangkan Workshop ada 215 orang, sehingga totalnya ada 482 orang, untuk Perawat Jawa Barat : Tim Medis Refreshing ada 127 orang sedangkan Workshop 59 orang, sehingga total ada 186 orang. Untuk Perawat Sumatera Selatan : hanya Refreshing saja sebanyak 93 orang. Jadi yang mengikuti Tim Medis Refreshing dan Workshop seluruhnya ada 761 orang perawat.

Disaat mengikuti pelatihan, para tenaga kesehatan mengikuti Materi Pelatihan Emergency In Sport Event, diantaranya : a. Pertolongan pertama pada cedera kepala leher pada olah raga., b. Hidrasi dan cidera akibat lingkungan., c. Sistem pelayanan kesehatan pada multi spot even., d. Ambulans dan protokol komunikasi emergensi., e. Triase Lapangan., f. Tata laksana cedera muskulo skeletal akut., g. Evakuasi media., dan h. Stratifikasi risiko cedera olah raga.

Diinfomasikan juga, adanya distribusi layanan medical, yang terdiri dari Medical Station ada 150, tersebar di Jakarta I : 49, Jakarta II : 36, Jabar & Banten : 37 dan Palembang : 28.

Untuk Medical Center ada 2 di Jakarta saja, Poliklinik ada 2, di Jakarta : 1, Palembang : 1 sedangkan Rumah Sakit Rujukan ada 27, di Jakarta : 15, Jawa Barat dan Banten : 8, sementara di Palembang : 4.

Dalam penyiapan SDM Dit Yankes Kemenkes RI, bagi Rujukan telah melakukan :

– Refreshing dan Workshop melalui kerjasama dengan Perdamsi, PDSKO dan PPNI yang telah dilaksanakan di Hotel Manhattan, Jakarta, 18 – 19 Juli 2018 lalu.

– Simulasi Rencana kontijensi melalui kerjasama dengan RSPAD & Puskris.

Dalam pelatihan ini, Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dilibatkan pula menjadi pelatih bagi tenaga kesehatan (perawat) supaya lebih berkompeten untuk persiapan membantu dalam pelayanan kesehatan.

Sedangkan Informasi berdasarkan Alur Rujukan Pasien, dimana Rujukan di Veneu Kompetensi dan Training dapat melalui alur rujukan sebagai berikut :

  1. Pasien memerima rujukan dari medical station dirujuk ke medical center baru dirujuk ke RS Rujukan.
  2. Pasien mendapat rujukan dari medical station langsung ke RS Rujukan terdekat.

Bagi pasien di wisma atlit, pasien akan diperiksa terlebih dahulu di poliklinik 24 jam dan selanjutnya dapat dirujuk langsung ke RS Rujukan yang terdekat.

Untuk pasien dari venue non kompetisi seperti di Bandara, Stasiun Gambir dapat dirujuk langsung ke RS Rujukan yang terdekat yang telah ditetapkan.

Rumah Sakit Rujukan telah tersedia di DKI Jakarta ada 15 RS, Sumatera Selatan ada 4 RS dan Jawa Barat ada 7 RS.

Sementara ketersediaan ambulance, Dit Yankes Rujukan telah menyiapkan 25 ambulan gawat darurat dan telah dititipkan ke beberapa RS Rujukan dan Dinas Kesehatan untuk dipergunakan selama acara Asian Games dan Asian Para Games berlangsung. Masing-masing di Dinkes telah disediakan ambulan pula, untuk DKI Jakarta : 59 unit, Sumatera Selatan : 42 unit, dan Banten : 5 unit.

Hingga saat ini, Tim Medis masih disiagakan dalam setiap pertandingan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Tindakan telah dilakukan terhadap atlit Asian Games maupun peserta lainnya yang memerlukan penanganan medis. Terbukti Dokter/Perawat maupun tenaga kesehatan lainnya yang berkompeten berasal dari Jakarta melakukan pelayan kesehatan kepada atlit yang berlaga di Jakarta.

Kesiapan layanan kesehatan sangat diperlukan hingga puncaknya, pada acara penutupan Asian Games XVIII 2018 pada hari Minggu,2 September 2018. (IM)

 

Sumber : Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: