Observasi WNI Di Kapal World Dream, Direncanakan Ke Pulau Kosong Dengan Fasilitas Bagus

Menkes Apresiasi Upaya Kurangi Ketergantungan Impor Bahan Baku Obat & Alkes
24 Februari 2020
WNI Dari Kapal World Dream Akan Diobservasi Di Pulau Sebaru Kecil
26 Februari 2020
Show all

Observasi WNI Di Kapal World Dream, Direncanakan Ke Pulau Kosong Dengan Fasilitas Bagus

Wartaperawat.com – Pemerintah Indonesia serius dan berupaya untuk mengobservasi warga negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Kapal World Dream.

Dalam hal ini Menteri Kesehatan RI dr. Terawan Agus Putranto menjelaskan ada sekitar 181 dari 220-an Anak Buah Kapal warga negara Indonesia akan dijemput dari Kapal World Dream. Nantinya mereka akan diobservasi di pulau kosong dengan fasilitas bagus.

“Nanti mereka akan kami bawa menuju pulau kosong yang fasilitasnya bagus. Kami sudah setujui sebuah pulau tidak ada penduduknya namun sangat ideal untuk dilakukan observasi di sana,” ucap Menkes Terawan, di Gedung Kemenkes, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Menkes mengharapkan mereka dapat melaluinya dengan sehat selama 14 hari. Selama itu pula Kemenkes tetap melakukan penanganan-penanganan yang khusus, mengikuti prosedur observasi harus tepat tidak boleh ada yang salah, termasuk menyiapkan rumah sakit rujukan.

“Kami sudah siapkan 100 RS dan langsung diinstruksikan untuk menyiapkan segala fasilitas seperti ruang isolasi. Kesiapannya kami cek terus,” katanya.

Namun demikian, Menkes meminta masyarakat untuk berdoa dan terus berjuang meningkatkan kesiapansiagaan. Artinya, lanjut Menkes, kesiapan itu ada semua, cuma doa kita Covid-19 jangan sampai ada di Indonesia.

“Menurut saya terus saling mendoakan supaya Corona (Covid-19) ini tidak masuk ke Indonesia. Kewaspadaan jalan terus berdoa terus,”sebutnya.

Untuk itulah Menkes mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan Germas yaitu istirahat cukup, olahraga, makan makanan yang bergizi seimbang, dan makan tepat waktu.

“Kalau itu dijalankan dengan baik saya kira virus apapun gak akan mempan, jangan lupa terus berdoa gak bisa kita hanya mengandalkan kemampuan kita,” tutur Menkes. (IM)

 

Sumber : Berita dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: