DPP PPNI Berikan Kembali Penghargaan & Santunan Kematian Bagi Perawat Di Jawa Timur

Menkes Kembali Berikan Santunan Kematian & Insentif Bagi Nakes Di Jawa Timur
10 Agustus 2020
Uji Klinis Terapi Sel Punca Mesenkimal Sebagai Terapi Pasien Covid-19 Diterapkan Kemenkes
12 Agustus 2020
Show all

DPP PPNI Berikan Kembali Penghargaan & Santunan Kematian Bagi Perawat Di Jawa Timur

Wartaperawat.com – Melalui proses verifikasi yang telah dilakukan oleh Kementerian Kesehatan dan pihak terkait, maka proses penyaluran untuk santunan kematian dan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19 dapat kembali berlanjut.

Peran Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) melalui Tim Penanganan Covid-19 DPP PPNI turut membantu proses verifikasi, sebagai syarat dalam pelaksanaan penyaluran santunan kematian maupun pencairan insentif terhadap tenaga perawat.

Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto senantiasa melibatkan Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah dalam setiap prosesi penyaluran tersebut di berbagai wilayah Indonesia.

Dikesempatan yang terakhir ini, Menkes memberikan santunan langsung kepada ahli waris dari nakes yang wafat dan insentif kepada perwakilan fasilitas pelayanan kesehatan, yang diselenggarakan di Aula Poltekkes Kemenkes Malang, Kota Malang, Jawa Timur, Jum’at (7/8/2020).

Ada 22 nakes yang menerima penghargaan dan santunan kematian serta 8 Fasyankes di Jawa Timur yang mendapatkan insentif dalam penanganan Covid-19.

Pada saat penyerahan santunan, dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dapil Jatim VI Sri Rahayu, Ka PPSDM Kemenkes RI Abdul Kadir, Staf Khusus Menkes Bidang Peningkatan Pelayanan Jajang Edi Priyatno dan Staf Khusus Menkes Bidang Tata Kelola Pemerintahan Daniel Tjen dan pejabat terkait lainnya.

Hadir pula Ketua DPW PPNI Jawa Timur Nursalam, Sekretaris Tim Penanganan Covid-19 DPP PPNI Asep Gunawan, Ketua DPD PPNI Kota Malang Bagong Priyantono dan Pengurus PPNI lainnya.

Ketua Umum DPP PPNI didampingi Ketua DPW PPNI Jawa Timur dan Ketua DPD PPNI Kota Malang turut pula memberikan langsung penghargaan dan santunan dari DPP PPNI kepada ahli waris dari alm/almh perawat yang wafat.

Ada 8 ahli waris dari alm/almh perawat yang hadir, diantaranya : ahli waris Suhartatik (RSUD dr. M. Soewandhie)., Tamsir (Puskesmas Baureno Bojonegoro)., Nova Eka Twenty Putri (RS UNAIR)., Sri Rejeki (RS Islam Siti Fatimah)., Vivitra Wallada Tika (RS Gotong Royong)., Gigih Sujoko Lugimanto (UPTD Puskesmas Ketapang)., Sulistyowati (RSAL DR. Ramelan)., dan Sulastri (RS Islam Surabaya).

Setelah pelaksanaan pemberian santunan, melalui hubungan telepon dari Jakarta, Senin (10/8/2020), perwakilan dari ahli waris menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan PPNI pusat. Saya juga sudah mengikhlaskan kepergian bapak (suaminya alm. Tamsir), dan semoga ini menjadi berkah buat saya dan keluarga,” ungkap Sumiatun.

“Uang yang saya terima ini untuk keperluan keluarga. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas segala bantuan yang telah diberikan,” ucap isteri alm perawat Tamsir, yang juga seorang Guru SDN Baureno 1 Bojonegoro, Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PPNI sebelum mengikuti prosesi penyaluran santunan, berkesempatan pula melakukan kunjungan kerja ke Kantor Sekretariat DPD PPNI Kota Malang.

Dalam kunjungannya diterima langsung oleh Ketua DPD PPNI Kota Malang, bersama Sekretaris, Bendahara, Wakil Bidang Pelayanan dan Bidang Komunikasi DPD PPNI Kota Malang.

Kantor Sekretariat DPD PPNI Kota Malang terletak di Perum Icon Green Kav.3 Jalan Janti Barat Blok B Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. (IM)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: