Masyarakat Belum Optimal Patuhi Protokol Kesehatan, Kasus Positif Covid-19 Capai 46.845 Orang

Pentingnya Proses Adaptasi Kebiasaan Baru, Kasus Positif Covid-19 Capai 45.891 Orang
22 Juni 2020
Uji Klinis Plasma Konvalesen Disarankan Sebagai Terapi Tambahan Bagi Pasien Covid-19
24 Juni 2020
Show all

Masyarakat Belum Optimal Patuhi Protokol Kesehatan, Kasus Positif Covid-19 Capai 46.845 Orang

Wartaperawat.com – Penambahan kasus positif COVID-19 di wilayah tertentu masih terjadi yang perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Jubir Pemerintah untuk COVID-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan penambahan kasus tersebut menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan belum optimal.

“Penambahan kasus hari per hari menggambarkan bahwa kepatuhan terhadap protokol kesehatan masih belum optimal dilaksanakan oleh masyarakat. Sudah saatnya kita saling mengingatkan dengan cara yang baik untuk mematuhi protokol kesehatan,” ucapnya, Senin (22/6/2020).

Hari ini telah diperiksa spesimen sebanyak 10.926, total spesimen yang diperiksa 650.311. Hasilnya jumlah pasien positif bertambah 954 orang total 46.845. Provinsi yang melaporkan kasus positif terbanyak adalah Jawa Timur 315 kasus 66 sembuh, DKI Jakarta 127 kasus 74 sembuh, Sulawesi Selatan 111 kasus 38 sembuh, Kalimantan Selatan 89 kasus 10 sembuh, Sumatera Selatan 60 kasus 17 sembuh.

“Ada 19 provinsi yang hari ini melaporkan kasus baru di bawah 10 orang, dan ada 11 provinsi yang melaporkan tanpa ada kasus baru. Pasien sembuh per hari ini bertambah 331 total 18.735, pasien meninggal bertambah 35 total 2.500,” katanya.

Jaga jarak fisik dengan orang lain adalah kunci untuk mencegah penularan COVID-19. Pastikan kita mampu menjaga jarak dalam semua aktivitas di luar rumah, termasuk memakai masker.

“Kita sudah cukup lama menghadapi COVID-19 ini. Kami melihat cukup banyak juga yang mematuhi protokol kesehatan, dan langkah kita sekarang adalah saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan,” ungkap dr. Achmad. (IM)

 

Sumber : Berita & foto dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes RI

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: