fbpx

Mantap! Kemenkes Pertahankan Raih Prestasi Opini WTP Hingga 11 Kali

PPNI & Kisel Group Jajaki Kerja Sama : Saling Menguntungkan, Berdampak Mandiri Bagi OP & Anggota
20 Juni 2024
Wamenkes Apresiasi Puskesmas Tambelan Pontianak : Beri Pelayanan Optimal Bagi Pasien HIV
21 Juni 2024
Show all

Mantap! Kemenkes Pertahankan Raih Prestasi Opini WTP Hingga 11 Kali

Wartaperawat.com ­­­­- Prestasi Kementerian Kesehatan dalam mengelola keuangan secara baik dan benar telah mendapat pengakuan oleh pihak terkait.

Untuk itulah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Keberhasilan ini merupakan kali kesebelas berturut-turut bagi Kemenkes dalam meraih opini WTP, yakni sejak 2012 hingga 2023.

Opini WTP ini berhasil diraih melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Kemenkes Tahun 2023 yang diserahkan di Auditorium Siwabessy, Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Kamis (20/6/2022).

“Saya ucapkan terima kasih kepada BPK yang sudah memberikan WTP yang ke-11 kalinya kepada Kementerian Kesehatan,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menkes Budi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran di lingkungan Kemenkes atas kerja kerasnya untuk kembali meraih opini WTP.

Meskipun telah mendapatkan opini WTP, Menkes Budi menginstruksikan kepada unit terkait agar seluruh rekomendasi dari BPK RI segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Beberapa masukan yang diberikan BPK antara lain terkait pengelolaan bantuan iuran PBPU dan B, pengelolaan bantuan iuran PBI, kerja sama pendidikan, integrasi dari sistem SAKTI dan SIMRS, hibah, serta belanja modal.

“Sebanyak 85,21 persen temuan sudah ditindaklanjuti sampai semester II tahun 2023, saya targetkan harus di atas 90%, dan tadi laporan dari Irjen Kemenkes per 31 Mei sudah 92,93%, jadi untuk teman-teman di Kemenkes selamat ya,” terang Menkes Budi.

Anggota 6 BPK RI Pius Lustrilanang menyampaikan apresiasi kepada Kemenkes atas berbagai upaya yang dilakukan dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK yang telah mencapai 85,21%. Menurutnya, raihan tersebut di atas rata-rata standar nasional sebesar 75%.

“Namun demikian, mohon perhatian sampai 31 Desember 2023 masih terdapat 130 rekomendasi yang belum ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam mengakhiri sambutannya, Pius berpesan agar rekomendasi-rekomendasi dari BPK RI dapat ditindaklanjuti maksimal 60 hari sejak LHP diterima. (IM)

 

Sumber : Berita & foto dari Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik, Kemenkes RI

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: