fbpx

Akper Pelni Jakarta Gelar Praktik Lapangan Keperawatan Komunitas & Pengmas di Kelurahan Gunung Sahari Selatan

Wamenaker RI Berharap Pengupahan Berdasarkan SUSU Jadi Prioritas Demi Kesejahteraan Perawat
20 Juli 2023
Upaya Kemenkes Mengakhiri Praktik Perundungan Bagi PPDS Pada RS Pendidikan di Lingkungannya
21 Juli 2023
Show all

Akper Pelni Jakarta Gelar Praktik Lapangan Keperawatan Komunitas & Pengmas di Kelurahan Gunung Sahari Selatan

Wartaperawat.com – Upaya institusi pendidikan keperawatan dalam merealisasikan Tri Dharma perguruan tinggi terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat, termasuk keterlibatan keperawatan komunitas.

Keperawatan komunitas merupakan salah satu bidang ilmu keperawatan yang berfokus pada peningkatan upaya promotif dan preventif kepada kelompok masyarakat.

Mata kuliah ini menjadi salah satu mata kuliah wajib yang harus diselesaikan oleh mahasiswa tingkat akhir dan menjalankan praktik lapangan di masyarakat dengan kondisi rentan ataupun risiko.

Untuk itulah mahasiswa diploma tiga keperawatan Akper Pelni melakukan praktik lapangan di masyarakat RW 03 Kelurahan Gunung Sahari Selatan selama 7 hari pada 10-16 Juli 2023.

Praktik ini dilaksanakan di RW 03 yang berjumlah 12 RT dengan kondisi daerah padat penduduk masyarakat kota. Berbagai kelompok usia yang dibina oleh mahasiswa dan dosen Akper Pelni ialah kelompok balita dengan kondisi gizi kurang, kelompok wanita usia subur, kelompok dewasa dengan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes serta kelompok lansia dengan masalah kecemasan akibat penyakit kronis.

Adapun kegiatan praktik lapangan ini dilaksanaan bersama dengan kader kesehatan, ketua RT, Ketua RW hingga tokoh masyarakat setempat.

Selama 7 hari praktik lapangan, mahasiswa telah melakukan berbagai intervensi seperti edukasi kesehatan terkait penyakit kronis, demonstrasi PHBS kepada balita, kesehatan reproduksi bagi wanita usia subur dan demonstrasi teknik relaksasi serta senam kesehatan bagi dewasa dan lansia.

Hasil dari praktik yang telah dilakukan ialah diperolehnya data hasil pemeriksaan dari skrining dasar, adanya peningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan kemampuan masyarakat dalam meningkatkan status kesehatan kelompok.

Selain praktik keperawatan komunitas, para Dosen Akper Pelni juga melanjutkan kegiatan praktik tersebut dengan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun Dosen yang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu Ns. T. Widya Naralia, M.Kep., Sp.Kep.K dengan materi penyuluhan kesehatan dan demonstrasi senam kaki lansia pada kelompok lansia dengan DM., Ns. Elfira Rahmawati, M.Kep., Sp.Kep. An dan Ns. Juni Purnama Sari, M.Kep, dengan penyuluhan kesehatan pada kelompok Balita melalui peningkatan PHBS., Ns. Sri Atun, M.Kep., Sp.Kep.J dengan Buntar Handayani, S.Kp., M.Kep dengan kegiatan latihan yaitu peregangan untuk menurunkan kecemasan pada lansia dengan penyakit kronis., Ns. Putri Permata Sari, M.Kep., Sp.Kep.M yaitu kegiatan peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi kelompok wanita usia subur dan Ns. Isnayati, M.Kep yaitu penyuluhan dan senam hipertensi pada kelompok dewasa hipertensi.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bagian dari pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi yang dilaksanakan dosen Akper Pelni Jakarta.

Berkaitan akhir dari praktik lapangan ini adalah sosilisasi hasil atau desiminasi kepada Lurah, Puskesmas Kecamatan Kemayoran, Ketua RW, seluruh Ketua RT serta seluruh Kader Kesehatan di wilayah 03 Kelurahan Gunung Sahari.

Kegiatan desiminasi ini dipaparkan oleh Ns. T. Widya Naralia, Sp.Kep.K pada 17 Juli 2023 di Aula Akper Pelni.

Dihadiri oleh Dewi  Rozana, S.AP, MM selaku Lurah Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Ns. Sri Lestari selaku Perawat Puskesmas Kecamata Kemayoran, seluruh stakeholder RW 03, Ns. Sri Atun Wahyuningsih, Sp.Kep.J selaku Direktur Akper Pelni dan Ns. T. Widya Naralia, Sp.Kep.K selaku dosen koordinator mata kuliah, serta seluruh dosen Akper Pelni.

Sementara tujuannya adalah mensosialisasikan hasil praktik lapangan kepada masyarakat, pemangku kebijakan serta tenaga kesehatan selaku pihak yang berperan untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat secara luas.

Acara berlangsung dengan diskusi khususnya ketika membahas tentang temuan kasus khusus seperti masalah stroke di keluarga, kasus TB yang kurang terkontrol dan tingginya kasus hipertensi dan diabetes.

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, masyarakat menyatakan jauhnya akses fasilitas kesehatan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat jarang melakukan kontrol kesehatan.

Masyarakat Kelurahan Gunung Sahari merupakan bagian dari wilayah binaan Puskesmas Kecamatan Kemayoran, akses untuk menuju Puskesmas tersebut sekitar 5-6 Km dan hanya terdapat Puskesmas Keliling yang datang setiap dua kali sepekan di RW 04.

Kondisi ini juga dibenarkan oleh Lurah yang telah menerima aspirasi syarakat serta telah menyampaikan kepada pihak puskesmas agar usulan tambahan puskesmas keliling untuk disampaikan kepada kepala Puskesmas Kemayoran.

Dewi Rozana selaku Lurah juga menyampaikan akan berupaya untuk membantu masyarakat dengan masalah khusus seperti stroke dan TB yang tidak terkontrol untuk segera di tinjau oleh pihak kelurahan dan puskesmas.

Jadi harapan dari desiminasi hasil ini adalah tersosialisasikan masalah kesehatan di masyarakat sehingga masyarakat telah menyadari dan termotivasi untuk tetap menjalankan intervensi.

Selain itu, harapannya agar kader kesehatan semakin berperan dimasyarakat dan semakin mendapatkan dukungan dari pihak kelurahan dan puskesmas kecamatan. (IM)

 

Sumber : Akper Pelni Jakarta

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: