Ahli Waris Perawat Yang Gugur Dalam Covid-19 Mengapresiasi Kinerja PPNI

Pemerintah Menambah Fasilitas Pemeriksaan Covid-19, Terkomfirmasi Positif Capai 20.796
22 Mei 2020
DPP PPNI Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1441 H / 2020 M
24 Mei 2020
Show all

Ahli Waris Perawat Yang Gugur Dalam Covid-19 Mengapresiasi Kinerja PPNI

Wartaperawat.com – Berbagai upaya telah dilakukan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) dalam memberikan dukungan dan perhatian terhadap anggota perawat disaat bertugas menangani Covid-19, termasuk keluarga ahli waris dari perawat yang gugur.

Dibentuknya Tim Penanganan Covid-19 di tingkat DPP oleh DPP PPNI dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh anggota perawat maupun pihak keluarga dari perawat yang gugur dalam masa pandemi Covid-19.

Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah bersama Tim Penanganan Covid-19 selalu konsisten memberikan dan memfasilitasi kebutuhan yang diinginkan, termasuk pula mengkoordinasikan bantuan maupun santunan dari berbagai pihak.

Sehubungan dengan hal tersebut, DPP PPNI menerima kunjungan pihak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melalui CSR (Corporate Social Responsibility) nya, Diwangkoro Alpinanto Ratam selaku Assistant Vice President Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri memberikan santunan kepada ahli waris dari perawat yang gugur di Graha PPNI, Selasa (19/5/2020).

Dalam kesempatan yang sama pula, Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadhillah memberikan sertifikat dan santunan kepada Nur Iskandar (suami alm. Nur Putri Julianty/RS Andhika Jakarta) yang tertunda dan sebelumnya juga telah diberikan serupa dengan cara mengunjungi langsung ke rumah duka masing-masing keluarga almarhum.

“Jujur ketika almarhum sudah tidak ada, banyak adanya wacana pemerintah untuk memberikan donasi, namun kita tidak tahu sama sekali cara prosesnya. Berkat PPNI sampai akhirnya dapat teratasi, hingga detik ini PPNI sangat membantu buat saya, karena semua donasi masuk ke saya melalui PPNI,” ungkap Syahrul Rahmadi (suami alm. Ninuk Dwi Pusponingsih), setelah menerima santunan dari CSR Bank Mandiri, Selasa (19/5).

Diungkapkannya, tanpa adanya dorongan dari PPNI, mungkin donasi itu tidak akan masuk atau diterimanya. Donasi yang diterimanya ini akan digunakan untuk anak-anaknya, karena ibu dari anak-anaknya sudah tidak ada lagi, sehingga diharapkan bantuan ini untuk pendidikan anak-anak.

“Alhamdulillah… kita dapat donasi dari Bank Mandiri, dan informasi juga tadi dari Ketua Umum PPNI (Harif Fadhillah) bahwa baru saja adanya MOU dengan pihak Unilever untuk beasiswa anak-anak kami. Saya secara pribadi sangat bersyukur, sangat apresiasi terhadap gerakan PPNI untuk kami para keluarga tenaga medis yang telah gugur dalam perjuangan Covid 19 ini,” ucapnya.

“Harapan kami, semoga PPNI lebih maju lagi, lebih kuat lagi. Alhamdulillah dan terima kasih kepada PPNI yang sudah memperjuangkan hak-hak kami sebagai korban dari pandemi Covid 19 ini,” terang Syahrul Rahmadi, yang saat ini bersama anak Perempuan (10 tahun) dan Laki-laki (5 tahun) ditinggal alm yang sebelumnya bekerja di RSCM Jakarta.

Rasa syukur dan terima kasih disampaikan juga oleh perwakilan ahli waris lainnya atas peran dan dukungan organisasi profesi PPNI selama ini dalam masa pandemi Covid-19.

“Alhamdullilah… terima kasih untung ada PPNI, jadi dapat tersalurkan lewat PPNI. Kita dapat bantuan dari donatur melalui PPNI. Saya bersyukur dan terima kasih banget, saya sudah tahu dengan PPNI sebelumnya, karena saya juga seorang perawat juga,” ujar Ary Suryanti (isteri alm. Sugiarto/RSPAD Gatot Soebroto Jakarta), setelah menerima santunan dari CSR Bank Mandiri.

“Harapannya, mudah-mudahan silaturahmi seperti ini tetap berlanjut walaupun nantinya wabah ini berakhir. Semoga silaturahmi tetap terjalin antara keluarga almarhum dengan PPNI,” tutup Ary Suryanti, yang saat ini dirinya masih dirumahkan oleh pihak Klinik swasta di Jakarta Selatan. (IM)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: